Skip to main content

Masalah Emis Online dan 2017/2018 dan Solusinya



Tampilan Login EMIS Madrasah
Pendataan Emis Madrasah pada tahun 2017/2018 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, jika ditahun sebelumnya pendataan emis madrasah selalu menggunakan paduan Form excel dan aplikasi dekstop. Maka untuk tahun ini,pendataan Emis Madrasah menggunakan Web Based, yang artinya pendataan dilakukan secara langsung atau dengan input data secara online.

Tentu saja, menurut kami, hal ini merupakan bentuk perkembangan yang bagus bagi dunia pendidikan Madrasah di indonesia, serta memperlihatkan keinginan yang kuat dari Dirjen Pendis untuk menjalankan program Triple Quick Wins. semoga saja, kedepan akan lebih baik untuk madrasah yang lebih baik, Amin.



Baiklah, berikut telah kami rangkum beberapa permasalahan serta solusi dalam pengerjaan Emis Madrasah Online Tahun Pelajaran 2017/2018, hal ini berangkat dari pengalaman pribadi kami, saat menjalankan tugas sebagai operator yakni input data disebuah Madrasah kecil dipelosok desa.

Tentu saja, solusi kami belum tentu 100% tepat, namun perlu dicoba untuk mengatasi permasalahan yang sobat operator madrasah sedang hadapi.

Masalah dan Solusi Emis Madrasah Online 2017/2018

1. Tidak Bisa Simpan (Save) Data

Masalah ini terjadi karena beberapa kemungkinan, antara lain;

  • Teks yang kita isikan pada salah satu kolom isian terlalu panjang, sehingga sistem tidak menerima, karena dalam pembuatan database dengan basic PHP Myadmin, tiap kolom isian memiliki batas huruf yang harus diisikan. Contoh; saat mengisi nama wali kelas, sedangkan nama wali kelas jika kita tulis menjadi sangat panjang. Solusi: Singkat nama Wali kelas/teks yang kita masukkan.
  • Masih ada isian yang kosong atau belum kita isi. Solusi: Isi terlebih dahulu, karena ada beberapa isian dalam Emis Madrasah yang wajib di isi.
  • Koneksi Jaringan tidak stabil. Solusi: Pakai koneksi jaringan internet yang kuat dan stabil.


2. Tidak Bisa Mutasi Masuk

Permasalahan ini terjadi karena beberapa sebab, yaitu:

  • Siswa tersebut belum dimutasi pada database siswa disekolah/madrasah asal. Solusi: Pastikan siswa tersebut benar-benar telah dimutasi/dikeluarkan oleh sekolah asal.
  • Penginputan NIS lokal. Jika poin 1 telah dilakukan namun tetap saja gagal, maka dalam penginputan NIS lokal menggunakan NIS lokal saat siswa tersebut di sekolah asal.


3. Tidak Bisa Login

Dalam kasus ini, terlebih dahulu harus dipastikan bahwa url, email, dan password sudah benar. Jika masih gagal login, maka sobat perlu memperhatikan dan melakukan langkah-langkah berikut;

  • Belum waktunya masuk jadwal pendataan di wilayah sobat, maka sobat harus sabar menungg
  • Hapus history dan cache di browser dengan langkah berikut: (1) Mozila Firefox :klik Markah riwayat di pojok kanan atas >> Riwayat >> Bersihkan Riwayat Terakhir >> Klik Semuanya >> Klik Bersihkan Sekarang. (2) Google Chrome :klik tanda titik tiga di pojok kanan atas (Sesuaikan dan control google chrome >> Riwayat >> Hapus Data Browsing >> Centang seluruhya >> Hapus.
  • Langkah terakhir jika langkah diatas  tidak berhasil, silahkan  login dengan menghapus Hypertext Transfer Protocol /HTTP, sehingga https://emispendis.kemenag.go.id/emis_madrasah/ menjadi emispendis.kemenag.go.id/emis_madrasah/.
    Demikianlah beberapa permasalahan dan solusi tentang Emis Madrasah online,semoga membantu, jika sobat Kami Madrasah memiliki kritik saran serta revisi untuk permasalahan dan solusi diatas,silahkan tinggalkan pada kolom komentar. Terima kasih.

    Comments

    Popular posts from this blog

    Negara Yang Sudah Terdepak di Piala Dunia 2018

    Mo Salah tidak mampu mengangkat nama Mesir di Piala Dunia 2018 Piala Dunia 2018 telah berjalan lebih dari sepekan. Menariknya, delapan negara sudah memastikan diri tidak akan lolos ke babak selanjutnya. Bila seluruh pertandingan penyisihan grup telah dimainkan, sebanyak 16 tim harus tersisih. Artinya, masih akan ada delapan tim lainnya yang harus angkat koper. Dari total 32 peserta  Piala Dunia  2018, hanya 16 tim yang akan lolos ke babak berikutnya. Sementara 16 tim lainnya tersingkir di babak penyisihan grup. Turnamen itu masih menyisakan satu pertandingan fase grup, yang akan bergulir pada Senin hingga Kamis (28/6) mendatang. Delapan tim lainnya yang akan tersisih ditentukan dalam laga pamungkas tersebut. Piala Dunia 2018 juga menjadi ujian berat bagi sejumlah negara-negara unggulan. Jerman, Argentina, dan Brasil yang belum memastikan tiket ke babak 16 besar turnamen empat tahunan ini. Sementara itu, sebanyak enam tim sejauh ini sudah menggenggam tiket b...

    Profil Nurdin Abdullah

    Nurdin Abdullah (NA) Calon Gubernur Sulawesi Selatan No Urut 3 DAFTAR RIWAYAT HIDUP Nama: Prof. DR. Ir. H. M. NURDIN ABDULLAH, M.Agr Tempat, Tgl Lahir: Pare – Pare, 07 Februari 1963 Jabatan: Bupati Bantaeng NIP: 131 756 025 / 19630207 198710 1 001 Agama: Islam Kawin : 11 Januari 1986 I.   RIWAYAT PENDIDIKAN:  A.  Pendidikan Formal; S1 Fakultas Pertanian dan Kehutanan UNHAS Tahun 1986 S2 Master of Agriculture Kyushu University Jepang Tahun 1991 S3 Doktor of Agriculture Kyushu University Jepang Tahun 1994 B.  Pendidikan / Latihan Jabatan; Pra Jabatan Tahun 1987 Forum Konsolidasi Pimpinan Penyelenggara Daerah – Angkatan IV –  Lemhannas RI Tahun 2010 II.   RIWAYAT PEKERJAAN: Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin Presiden Direktur PT. Maruki Internasional Indonesia President Director of Global Seafood Japan Director of Kyushu Medical Co. Ltd. Japan Owner Hakata Tour & Travel Dewan Penyantun Politeknik Negeri Maka...

    Uruguay vs Prancis di Perempatfinal Piala Dunia 2018

    Uruguay vs Prancis menjadi pertandingan pembuka di perempatfinal piala dunia 2018. Pertandingan ini diyakini bakal berjalan sengit selama sepanjang laga lantaran kedua tim memang memiliki gaya bermain yang berbeda. Meski jika dilihat dari materi yang mengisi kedua tim, Prancis lebih unggul ketimbang Uruguay. Meski begitu, Uruguay dinilai bakal merepotkan Prancis pasalnya Uruguay baru kebobolan satu gol hingga babak 16 besar Piala Dunia. Bahkan Portugal, dengan Cristiano Ronaldo dibuat menderita sepanjang pertandingan. Portugal memang mencetak satu gol lewat bola mati. Tanpa situasi bola mati itu, Uruguay bakal masuk ke perempat final dengan menyandang status sebagai tim yang belum pernah kebobolan. Dua penyerang andalan mereka, yaitu Edinson Cavani dan Luis Suarez, diragukan kondisinya untuk tampil pada laga ini. Jika Cavani memang sudah cedera saat Uruguay menyingkirkan Portugal, sementara Suarez harus menyelesaikan latihan lebih cepat lantaran mengalami gangguan pada ...